Islamic Boarding School

Lembaga pendidikan ini ditopang sistem pendidikan pondok pesantren modern yang mengedepankan nilai-nilai keislaman secara universal. More »

Form Pendaftaran IBS

Pendaftaran bisa dilakukan secara online disini.... More »

KBIH Bina Umat

Melayani Anda mencapai haji yang mabrur More »

Lembaga Amil Zakat

Memfasilitasi menjadi media Amil Zakat bagi Anda.. More »

Kontak Kami

Anda bisa menghubungi kami... More »

Halaqoh Tarbawiyah

Halaqoh Tarbawiyah adalah bagian dari kehidupan santri More »

Kiprah Santri Alumni

Enam tahun kami membersamai Pondok Pesantren Bina Umat, enam tahun pula kami arungi samudra keilmuan islam yang kaya akan mutiara nilai kehidupan. Dengan tekad yang tegas kami berteriak, “Seumur hidup kami akan mengabdi untuk umat!” More »

BUCS 2014

Bina Umat Competion Series 5 adalah acara lomba tahunan yang dilaksanakan oleh OSIS Pesantren Bina Umat Yogyakarta. Acara ini akan di selenggarakan pada 8 Februari 2014 untuk semua jenis lomba sampai selesai. More »

Belajar adalah tradisi kami More »

Kunjungan ke Squadron Udara Halim Perdanakusuma Jakarta 2012 More »

Microteaching Kelas 12 SMA

Dengan mengajar, siswa belajar bagaimana mengamalkan dan menularkan ilmunya. Guru adalah manusia paling mulia di dunia ini More »

 

Siswa Bina Umat Ikuti Karantina Olimpiade Sains Yogyakarta

Faya Al Insan dan pendampingnya Ust Ani Wahyuni S.Pd.

Faya Al Insan dan pendampingnya Ust Ani Wahyuni S.Pd.

Faya Al Insan siswa kelas 8 SMP Islam Terpadu Bina Umat berhasil mendapatkan peringkat atas dalam seleksi Olimpiade Sains #OSN tingkat kabupaten Sleman. Dari sekian banyak siswa yang mengikuti seleksi mapel IPS, Faya mengungguli peserta yang lainnya. Maka dengan itu dia berhak masuk babak selanjutnya di OSN tingkat propinsi.

OSN DIY tentunya akan mendapati kompetitor yang lebih berat. Makanya kemudian Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY menyelenggarakan karantina diklat bagi peserta OSN tingkat DIY. Harapannya bisa mengupgrade kemampuan siswa se-DIY dan bisa melenggang ke OSN tingkat nasional.

Karantina peserta OSN DIY berlangsung selama sepekan Kamis 31/03/’16 sampai dengan Rabu 6/04/’16 di hotel Cakrakembang Jl Kaliurang. Acara sepekan yang diikuti 90 siswa SMP se-DIY ini, semua peserta mendapatkan materi penguatan mapel IPA/IPS/Matematika dari trainer Dispora DIY.

Belajar yang lebih giat, dan smoga Faya Al Insan lolos sampai OSN tingkat Nasional, ungkap Ani Wahyuni S.Pd guru pendampingnya.

Di tempat terpisah Dr Sudiyatno M.E ketua JSIT Yogyakarta mengatakan, saatnya Sekolah Islam Terpadu menunjukkan jatidirinya menjadi sekolah yang unggul dan siap berkompetisi dengan sekolah-sekolah lainnya.

#Santri #BinaUmat #Berprestasi #Pinter #Sholihah #SekolahIslamTerpadu

Bina Umat Kirimkan Siswanya Ke RAIMUNA Sleman

Sangga Bina Umat berfoto sebelum berangkat ke Raimuna Sleman

Sangga Bina Umat berfoto bersama Ust Hardono S.Pd dan Ust Arifin sebelum berangkat ke Raimuna Sleman

Sebanyak 10 penegak pramuka SMA IT Bina Umat mengikuti perkemahan #Raimuna Sleman 2014. Acara yang diselenggarakan DKC 1204 Sleman di Buper Babarsari Depok itu diikuti oleh 200 peserta dari 17 kontingen kecamatan sekabupaten sleman. Kontingen Bina Umat sendiri mewakili kwartir ranting Moyudan. Acara yang berlangsung lima hari Sabtu-Rabu, 2-6 Maret 2016 itu diisi dengan kegiatan yang sangat bermanfaat.

Bersama pembina Ust Arif Agung di Raimuna Sleman

Bersama pembina Ust Arif Agung di Raimuna Sleman

Raimuna sendiri merupakan kegiatan pertemuan besar pramuka tingkat penegak dan pandega dengan berbagai aktivitas yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif dalam bentuk perkemahan.

Sangga Bina Umat saat registrasi Raimuna Sleman

Sangga Bina Umat saat registrasi Raimuna Sleman

Siswa akan mendapatkan kesempatan berlatih dan pengalaman disana, selain juga berkesempatan bertemu dengan kontingen sekolah lain, ini akan sangat bermanfaat pada masa dewasa kelak, ungkap Arif Agung pembina pramuka SMA IT Bina Umat (abu abdan)

#Raimuna #Pramuka #Santri #Sleman @DKC1204

Latifah, Santri Asal Bengkulu yang Berprestasi

Latifah, Santri asal Bengkulu yang berprestasi

Latifah, Santri asal Bengkulu yang berprestasi

Santri ini namanya Lathifah Mawaddah, biasa dipanggil Latifah. Santri Bina Umat yang lahir di Bengkulu, pada 11 Des 1997 ini adalah adalah putri pasangan Muhammad Syahroni M.H.I dan Dian Heryani Sadzili. Latifah adalah anak pertama dari lima bersaudara. Dibesarkan dari keluarga yang berkomitmen terhadap kehidupan islami. Ayah dan bundanya membesarkan anak-anaknya dengan tarbiyah sejak kecil. Ayahnya bundanya yang merupakan kader dakwah di Bengkulu ini menyekolahkan anak-anaknya di pesantren.

Adillah Azizah adiknya Latifah sekarang menduduki bangku kelas 9 di pesantren yang sama. Kakak beradik yang rajin dan pintar dalam pelajaran.

Pada tahun ke-enam di Bina Umat ini Latifah selalu menonjol kemampuan akademiknya. Sejak masuk pertama pada bangku kelas 7 SMP sampai sekarang kelas 12 IPA putri Latifah selalu mempunyai nilai akademik pada peringkat lima besar. Saat penerimaan raport semester ini, dia mendapatkan peringkat satu di kelasnya. Beberapa kali juga mendapatkan nilai sempurna untuk beberapa pelajaran. Pada UTS sem kemerin dia mendapatkan nilai 10 untuk pelajaran Matematika, Nahwu, dan Balaghoh.

Latifah yang mempunyai cita-cita menjadi hafidzah ahli gizi ini telah menghafal 14 juz. Hafalan itu ia mulai sejak masuk pesantren pertama kali tahun 2010. Biasanya ia menyetorkan hafalan kepada Ustazah Barokah Al Hafidzah. Kalau sekarang biasa ia setorkan kepada ustz Tutuk Masfuah al hafidzah.

Santri yang merencanakan kuliah di IPB jurusan gizi ini juga tidak kalah prestasi organisasinya. Pernah menjadi sie bahasa saat OSIS SMP dahulu. Dan menjadi Wakil Ketua OSIS SMA saat kelas kelas 11 kemarin. Menjadi wakil ketua OSIS bukanlah amanah yang ringan karena menjadi orang kedua dalam pergerakan organisasi siswa. Bahkan kadang harus menjadi orang nomer satu karena ketua Osis sakit pada waktu itu.

Latifah itu anaknya rajin banget, kalau bangun jam tiga pagi. Rajin sholat tahajjud dan juga puasa senin-kamis, kata Milka Fitri Sari teman sekelasnya.

Meskipun jauh dari orang tua dan sangat jarang dijenguk, Latifah tetap menunjukkan jatidirinya sebagai anak yang bermental baja, mandiri dan berprestasi pula (arif)

Pramuka Muslim se-Indonesia Berlatih Tegakkan Ukhuwah Islamiyah

IMG-20151104-00207

Gladi Bersih Upacara Pembukan Kemah Nasional Pramuka SIT, Malang 3 Nov 2015

MALANG — Sekitar 9.000 siswa dan pembina Pramuka Sekolah Islam Terpadu se-Indonesia menggelar Kemah Nasional III Pramuka Penggalang di Coban Rondo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.

Peserta perkemahan ini berasal dari seluruh Indonesia. Sekitar 8.700 siswa dari Indonesia dan 300 siswa di Malaysia ikut dalam acara ini.

“Pesertanya dari pramuka tingkat penggalang, dari SD kelas VI hingga SMP kelas XI. Kalau siswa SMA memang ada, sebagai pramuka penegak untuk kepanitiaan sebanyak 316 orang,” ungkap ketua panitia, Hasan Basori kepada Republika.co.id, Rabu (4/11).

Perkemahan ini dilakukan bertujuan menjalin persaudaraan (ukhuwah) bukan perlombaan. Menurut Hasan, kemah ukhuwah ini menjalin kebersamaan antarumat Muslim.

IMG-20151105-00246

Persiapan Kunjungan ke Kesatuan Arhanud TNI AD

Maka, tidak ada kompetesi dalam acara perkemahan ini. Namun, tidak berarti acara perkemahan ini tidak menantang.
Panitia telah menyiapkan berbagai acara. Mulai dari edutrip di Jatim Park,belajar Bela Negara di Markas Lanud di Pendem, karnaval budaya, sampai robotik. Hasan mengatakan, perkemahan ini mengajarkan empat nilai universal, yakni alam, sosial, seni budaya, dan sains.

Selain itu, para siswa juga diajarkan memanah, masuk hutan dan merajut. Hasan mengatakan, kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan secara pararel. Jadi setiap regu akan dibagi mengikuti salah satu bagian acara. Setelah itu mereka akan dirotasi untuk mengikuti kegiatan lainnya. Dengan begitu 9000 siswa akan dapat mengikuti keseluruhan acara.

Hasan menjelaskan acara Perkemaham Sekolah Islam Terpadu ini telah dilakukan tiga kali. Setelah dua kali sebelumnya dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, kali ini panitia menyelenggarakannya di Coban Rondo.

IMG-20151106-00364

Kunjungan di Arhanud TNI AD di Malang

“Yang ditekankan dalam setiap kegiatan kepramukaan ini nanti adalah bagaimana melatih ketakwaan dan skill of life yang dimiliki siswa. Saat mereka pulang nanti, akhlak diperoleh, saudara juga banyak,” imbuhnya.

Ia berharap ke depan siswa Sekolah Islam Terpadu bisa mengaplikasikan kemandiriannya sebagai jalan ukhuwah Islamiyah.

Pondok Pesantren Bina Umat sebagai salah satu anggota Jaringan Sekolah Islam Terpadu berkesempatan mengirimkan 40 siswa dan tujuh pembina dalam acara kemah nasional tersebut, ungkap Hosni S.Pd.I salah satu pembina.

Sumber : Republika

Anak SMA Tidak Kenal Facebook Tetapi Hafal 19 Juz Al Qur’an

Khoirun Nisa : Anak SMA Tidak Kenal Facebook Tetapi Hafal 19 Juz Al Qur'an

Khoirun Nisa : Anak SMA Tidak Kenal Facebook Tetapi Hafal 19 Juz Al Qur’an

Namanya Khoirun Nisa siswa kelas 11 IPA SMA IT Bina Umat ini. Siswa yang biasa dipanggil Khoir ini adalah putri dari bapak Sugiyanto seorang penyuluh pertanian di Banyumas Jawa Tengah. Khoir terlahir dari rahim Ibu Nur Hidayah yang merupakan guru IPA di MTs Al Hidayah Purwanegara, Purwokerto. Khoir merupakan anak ke-dua dari empat bersaudara. Khoir yang rumahnya di Baturaden Banyumas ini sekarang sudah menghafal 19 juz Al Qur’an. Khoir mempunyai target selesai 30 juz di kelas 11 ini. Dan kelas saat kelas 12 tinggal murojaah (mengulang) saja.

Khoir mengawali belajarnya di Madrasah Ibtidaiyah Darul Hikmah Banyumas, kemudian ke SMP IT Ibnu Abbas Klaten, dan sekarang di SMA IT Bina Umat.
Setiap hari siswa ini menyetorkan hafalan dua kali di pagi dan malam hari. Ust Bustanul Arifin Al Hafidz dan Ust Iesna Arofatuz yang menjadi pengampu tahfidz Khoir dan teman-temannya.

Siswa yang mengemban amanah bagian peribadatan OSIS SMA ini adalah sosok taudalan bagi teman seangkatan dan juga adik kelasnya. Amanah seksi peribadatan OSIS adalah amanah yang berat. Bagian peribadatan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan sholat lima waktu dan sholat sunat yang lain. Kebiasaannya, bangun jam tiga pagi untuk membangunkan adik-adik kelas melakakan sholat lail dan sholat subuh berjamaah di masjid.

Khoir yang terlahir dari keluarga yang sederhana ini sangat disayang ayah dan bundanya. Ayahnya sangat mendukung keinginan Khoir menjadi hafidzah qur’an. Ayahnya berpesan kepadanya, jangan jadikan Qur’an itu hanya untuk meraih duniawi. Tujuannya untuk mencari Ridho Allah semata.
Kalau ikut lomba yang diharapkan bukan kemenangan, tapi Ridho Allahlah yang harus menjadi tujuan.
Jadilah penghafal al qur’an karena al qur’an itu yang akan membantu kita di hari kiyamat nanti, tambah nasihat bundanya.

Khoir yang bercita-cita jadi dokter ini juga berprestasi di bidang akademik. Terbukti, saat kenaikan kelas tahun 2014/2015 kemarin anak ini mendapatkan peringkat ke-tiga dari 33 siswa sekelasnya.
Anak ini pendiam, patuh dan paling rajin di kelas, kata Ust Kharisma Endah S.S. Wakasek SMA IT Bina Umat.

Yang unik dari seorang pribadi Khoir adalah dia tidak punya akun sosial media sama sekali, baik facebook maupun twitter. Tidak seperti anak seumurnya yang sudah akrab dengan media sosial. Ketika ditanya kenapa tidak punya akun sosmed, dia menjawab belum perlu.
Seperti telah diketahui, di pesantren Bina Umat tidak diperkenankan membawa alat komunikasi baik HP ataupun komputer (abu abdan)

Pengumuman Cek-In Santri Baru TA 2015-2016

Pengumuman Cek-In Santri Baru TA 2015-2016

bisa didownload disini

Pengumuman Cek-In Siswa Baru 2014-2015edit

Dalam Rangka Melayani Santri, Ponpes Bina Umat Adakan Musyawarah Kerja

Sleman, 2/7/15. Pondok Pesantren Bina Umat mengadakan Musyawarah Kerja membahas program kerja pesantren untuk setahun ke depan. Acara yang dihadiri segenap guru dan karyawan Bina Umat tersebut bertempat di Masjid Darul Iman komplek pesantren. Acara yang dimulai sejak pagi itu dihadiri direktur pesantren Ust Mustofa Ismail Lc. M.A dan jajaran direksi lainnya.

Surat Ar Rahman dibacakan Ust Zaini saat membuka acara tersebut. Maka nikmat Allah manakah yang kamu dustakan, makna salah satu ayatnya. Tampak beberapa Ustadh menitikkan air matanya ketika mendengar ayat tersebut. Mengingat amanah pesantren ini bukanlah pekerjaan yang ringan dan juga bertanggung jawab dunia akhirat.

Pesantren ini memasuki dasawarsa yang kedua sejak berdiri tahun 2003 dahulu. 13 tahun bukanlah usia yang muda. Sekarang kita sudah diamanahi 500 santri baik di SMP dan SMA, sedangkan kita ada 100 pegawai untuk guru dan karyawan. Ini adalah nikmat Allah yang harus kita syukuri dengan bekerja keras mendidik dan melayani santri-santri kita, ungkap direktur Bina Umat Ust Mustofa Ismail Lc. M.A dalam sambutannya.

Pesantren ini akan semakin besar, maka pembenahan dan perbaikan akan terus kita lakukan untuk kebaikan pesantren ini. Maka kami mengharap kerjasama dan masukannya untuk membesarkan amanah pendidikan ini, tambah Ust Mustofa saat penutupan musker.

Ada lima bidang yang ada di pesantren kita. Bidang akademik, bidang kewirausahaan, bidang keuangan, bidang kepegawaian dan bidang kerumahtanggan. Semuanya kita pastikan pengampunya adalah orang yang berkompeten di dalamnya, ungkap Ust Edy Rohman saat membacakan susunan pejabat pesantren.

Di akhir acara dibagikan bingkisan yang telah disiapkan oleh bagian keuangan.

Berikut nama pengemban amanah IBS Bina Umat yang baru periode 2015-2016.

Wadir akademik : Hardono S.Pd.
Kepsek SMA : Aminullah Al Wahidi M.Pd.I.
Wakasek SMA Kurikulum : Kharisma Endah Susanti S.S.

Kepsek SMP : Dewi Sulistyaningsih S.Pd.
Wakasek SMP Kurikulum : Aristania S.Psi.

Ka Pondok : Syaiful Arif Lc.
Ka Asrama Putra : Zaini Rohman Al Hafidz
Ka Asrama Putri : Qibtiyah Mukti S.Sos.I.

Wadir Keuangan : Mafazatun Nafisah S.H.I.
Kepala Bendahara : Diah Widianti A.Md.
Kasi Bendahara SMP : Arifah Puspitasari A.Md.

Wadir Kepegawaian & Humas : Edy Rohman S.Si.
kabag kepegawaian : Widi Sumarahati S.Pd.
Kabag Humas : Siti Sulikhah S.Pd.

Wadir kerumahtanggaan : Hasyim Ismail
Kabag Sarpras : Sudaryo
Admin Sarpras : Deni Kristianto

Wadir Kewirausahaan : Faidza Rosikhun S.Psi.
Manager Dapur : Darmiyanti S.E.

By : Reporter Bina Umat

Hafalan Qur’an Membuat Otak Cerdas

20150606_155322

Yogya, 6/6/15. Namanya Azma Azizah Nurul Ummah santri kita asal Bantul. Siswa kelas 9 SMP IT Bina Umat yang sering dipanggil dengan Azma ini lahir di Bantul Yogyakarta pada 3 maret 2000 dari seorang ayah bernama M. Hanif Suprapto dan Ibu Rini Suyatinah.

Putri pengusaha ayam potong di Sedayu yang mempunyai hobi membaca ini merasa senang belajar di Bina Umat ini. Selain karena mudah menghafal qur’an juga karena dia mendapatkan teman-teman yang baik. Susahnya kalau gak ada air saja, tambahnya.

Azma sudah memantapkan hati untuk melanjutkan di SMA IT Bina Umat. Selama tiga tahun menghafal bersama Ust Barokah dia sudah menyelesaikan 15 juz, dan akan menghatamkan 30 juz ketika di SMA.

Azma selain mempunyai kemampuan hafalan yang bagus, juga juara dalam mata pelajaran. Terbukti dia selalu juara satu sejak kelas satu sampai kelas tiga sekarang. Beberapa kali mendapatkan hadiah dari sekolah dengan bebas bayar SPP dalam kurun waktu tertentu. Beberapa lomba akademik pernah ia ikuti mewakili sekolah. Ketika ujian try out UNAS kemaren, dia mendapatkan rangking satu se-angkatan dengan nilai rata-rata 9,06.

Azma yang sudah tahun ketiga di Bina Umat ini mempunyai cita-cita menjadi penghafal Al Qur’an yang mengabdikan kehidupannya sebagai seorang dokter.

Azma mempunyai kemampuan akademik yang baik dan Azma itu baik, pinter rajin peduli dengan temannya, kata Mahirotun Sholihah  teman dekatnya asal Padang.

Dorongan keluarga kepada Azma untuk berprestasi sangatlah baik. Ayahnya yang merupakan aktifis ormas Islam yang konsen dengan masalah kepemimpinan ummat. Beliau selalu memberikan suport terbaik buat putrinya ini.

Semoga istiqomah menghafal Al Qur’an dan diberi kemudahan Allah dalam menjaganya. Kelak ilmunya dapat bermanfaat bagi ummat dan selamat dunia akhirat, pesan bundanya kepada Azma saat dihubungi per telefon.

Menghafal Al Qur’an itu bukanlah kendala seorang siswa untuk berprestasi di bidang akademik, bahkan menjadikan otak siswa tersebut cerdas dan mudah dalam menerima pelajaran. Azma adalah salah satu siswa kami yang telah membuktikannya, ungkap Ust Hardono S.Pd kepala sekolah SMP IT Bina Umat Yogyakarta (arif)

Pengumuman PPDB Gel-2 SMP-SMA IT Bina Umat

Pengumuman PPDB Gel-2 SMP-SMA IT Bina Umat

SMP IT BINA UMAT
PUTRA
No Nama Asal SD
1 Abdul Rozaq MIN 2 Yk
2 Adira Ziddan Muzaffar SD MUH Bantul Kota
3 Bima Pasya Ardi Achmad SD Muh Sidoarum
4 Damar Ari Nugroho SDIT Ibnu Abbas
5 Fajarudin Nur Imam SDIT IBNU ABBAS
6 Hanif Ananta Rusyda SDIT Lukman Al-Hakim
7 Mafaza Muhammad Fathi SD N SEJATI
8 Muhammad Fauzan Jamil SDIT Qurota A’yun
9 Muhammad Muadz Fathurohman MIN AMNARTI
10 Muhammad Qoulan Sadiidan SD Islam Perwanida Nurul Fajar
11 Muhammad Yusuf Abdullah SDIT Nurul Islam
12 Muhammad Daffa Baihaqi SDIT Jabal Nur
13 Muhammad Arkhan Zarif Z SDIT Zaid Bin Tsabit
14 R.Fadhil Pratama SD CBM Cipenengah
15 Rifqi Aufa Ahmad SD Gapok
LUAR JAWA
16 Fatih Ikhwandoko MI Al Khairat Smoker Nabire
17 Muhammad Fauzan Ar Raafi SDN 57 Palembang
18 Mochammad Akbar Abiddiansyah Sd n 006 Sagulung
19 Muhamad Mar’i Ma’arif SD N 2 Pringsewu Timur Lampung
20 Fikri Khotibul Umami SD N 20 Nongsa Batam
Cadangan Quran
1 Muhammad Rafif Hardianto SDN Bekasi Jaya XIII
Tidak diterima
1 Arkhaan Syah Ramadhan SD Sidoarum Godean
SMP IT BINA UMAT
PUTRI
No Nama Asal SD
1 Ainun Zilta Khasanah MI Istiqomah Sambas
2 Anisa ‘Azzah Mutiara SDN Purworejo
3 Atina Nu’ma Fidaroina SDIT Hidayatullah
4 Humaidatul Haqiqoh SDN Kledokan
5 Isnaini Lailatussholikhah SDN Palihan Lor
6 Maulia Rahma Khasanah SD Umbulharjo
7 Putri Dwi Yuli Yanti SDIT Izzatul Islam Getasan
8 Saifa Atika Arroyyani SDIT Lukman Al Hakim
9 Saniatul Maghfiroh SDIT Zaid Bin Tsabit
10 Sufa Badra Paramita SD Budi Mulya II Sedayu
11 Yanien Putri Noer Jannah SD Muh Kleco Kotagede
12 Zeta Kirana Rajavi SDIT Salman Al Farisi
Cadangan
1 Nia Anggraini Regitasari SDIT Ibnu Abbas
2 Nabila Emy Hikmawati SDIT Insan Utama
SMA IT BINA UMAT
PUTRA
No Nama Asal SMP
1 Haidar Taqy SMP MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN
2 Fadila Aditya MTS DAAR EL QOLAM
3 Galih Ridho Prastyo SMP 3 SAWANGAN
4 Haris Prasetya Effendie SMPIT BINA UMAT
5 Irvan Arie Pradana SMPIT Assalam BS
6 Izza Ihyamunaddin SMPIT AL HIMMAH
7 Kamaluddin Dzinuri SMPIT As Syifa
8 Kurniawan Dwi Putra SMP Plus Melati Samarinda
9 Moch Tian’s Febrian SMPN I Kalimanah Purbalingga
10 Muhammad Adrian Yudhatama SMP Muh 31 Rawamangun
11 Muhammad Fathur Rohman SMPIT BINA UMAT
12 Muhammad Wildan Haq SMPIT BINA UMAT
13 Nafisan Nusa Ahmad SMPIT ASSALAM
14 Nurzaki Hizbullah MTS YPPA Cipulus
15 Shofi Fikri SMPIT ULUL ALBAB
LUAR JAWA
16 Bagas Prayoga MTsN Tanjung Redeb
17 Mohammad Haikal Isnaint ponpes Darul Hufats Posawaran
18 Muhammad Hafidz Isnaint ponpes Darul Hufats Posawaran
19 Muhammad Reyhan Afrizal SMP N 09 Tanjung Redeb
Cadangan
No Nama Asal Sekolah
1 Maulana Azka MTs Al Falah
SMA IT BINA UMAT
PUTRI
No Nama Asal SMP
1 Adila Hifzhillah PONDOK PESANTREN AL-AMIEN PRENDEUAN
2 Annisa Fauziyah Nur SMPIT IHSANUL FIKRI
3 Dessy Amalia Asa Prita P SMPIT Assalam Pekalongan
4 Enggar Nurazizah SMP Pesantren Darul Ihsan Muh Sragen
5 Faizah Wahyu Ardina SMPIT Permata Hati
6 Hilma Aulia Al Azizi SMP IT BINA UMAT
7 Hilya Fauzi SMPIT Darul Fikri Sidoarjo
8 Melriska Aini SMP IT AL MADINA Tanjung Pinang
9 Rasyidah Nafi’atun Nisaa’ SMPN I Sewon
10 Siti Aisyah SMPIT Darul Fikri Sidoarjo
11 Vivi Astri Aninur F SMP I Pajangan Bantul
12 Rhisma Sari Purwaningtyas SMPIT Istiqomah Temanggung
Cadangan
1 Nurul Khoirunnisaa SMP N 1 Bobotsari
2 Oktaviani Nugraheni SMPIT Permata Hati
3 Rr Dian Agustanti MTSN Kebumen 2
4 Sisca Wahyu Mareutika SMPN 2 Tulungagung
5 Zuiyinaturrosyiah SMPIT Al Uswah Bangil Pasuruan
6 Shafira Hani Mumtazah SMPIT Bina Umat

Ketentuan :

1. Daftar Ulang dilakukan bisa dilakukan tanggal 1-10 Juni 2015 dengan membayar cicilan tahap pertama sejumlah 6,5 juta. Pembayaran bisa dilakukan dengan tunai atau transfer ke bank.

2. Bakal baju bisa diambil di koperasi sekolah pada jam kerja. bisa juga dikirim paket dengan menghubungi Ust Faidza Rosikhun di 0819040 87573.

3. Untuk pendaftar luar jawa, ada beberapa nama belum bisa diumumkan dikarenakan berkas pendaftaran belum lengkap.

4. Masuk perdana siswa baru pada 2 agustus 2015

konfirmasi ke 081578071580

 

Sekolah Islam Terpadu DIY Terapkan Pendidikan Berbasis Budaya

Pemaparan Drs Muh. Jazir Asp (tengah) dalam Sosialisasi Perda berbasis pendidikan Aula Dinas Kebudayaan (1/5/15) diapit Harman M.M (kiri) dan Drs Rubiyatno M.M (kanan)

Yogya, 2/5/2015 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Yogyakarta mengadakan acara Seminar Peraturan Daerah tentang Pendidikan berbasis Budaya yang bertempat di Aula Dinas Kebudayaan DIY. Acara yang dihadiri 130 utusan dari yayasan dan sekolah-sekolah dari lima kab/kota se-Yogyakarta ini dibuka oleh Dinas Kebudayaan DIY Drs Agus Amarullah M.A.

Ngayogyokarto Hadiningrat adalah bahasa jawa, yang jika diartikan menjadi baldatun toyibatun wa robbun ghofur. Negara yang diidam-idamkan umat ini. Raja Kraton Yogyakarta punya gelar Sayyidin Klalifatullah Panotogomo, mempunyai tugas sebagai wakil Allah untuk menata agama Islam dan memakmurkan negeri ini, papar Drs Muhammad Jazir Asp.

Sultan Hamengku Buwono pertama adalah seorang santri. Saat pembangunan kraton dan tata kota tidak bisa dilepaskan dari Islam, karena itu adalah simbol fase-fase perjalanan seorang hamba Allah, tambahnya.

Dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan berbangsa, maka Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, budaya, dan tujuan wisata terkemuka di Asia maka dibentuklah Perda pendidikan berbasis budaya ini. Pendidikan budaya ini memperkaya sistem nasional pendidikan, ungkap Kadinas Kebudayaan DIY Drs Umar Priyono M.Pd.

Kita sebagai sekolah Islam menyambut hangat adanya perda ini, karena selaras dengan semangat keislaman yang ada di sekolah-sekolah kami. Kraton Yogyakarta yang menjadi acuan budaya di Yogyakarta adalah satu-satunya kerajaan Islam yang masih ada di Indonesia, kata Dr Sudiyatno M.E. ketua JSIT DIY.

Sekolah-sekolah islam terpadu (SIT) kita harapkan berperan aktif dalam mengembangkan pendidikan berbasis budaya ini. Pemda DIY siap bekerjasama dalam mensukseskan program ini, terang Kepala DPPKA DIY Drs Bambang Wisnu.
Hadir pada kesempatan itu Drs Rubiyatno M.M dari Dinas Pendidikan Kota Yogya dan Huda Tri Yudiana Komisi D DPRD DIY.

Keraton Yogyakarta sebagai kelanjutan Khilafah Turki Utsmani ditandai dengan penyerahan bendera hitam dari kiswah Kabah bertuliskan ‘La Ilaha Illa Allah’ dan bendera hijau bertuliskan ‘Muhammad Rasul Allah’. Kedua bendera itu masih disimpan di Keraton Yogyakarta. Maka, Pendidikan budaya Kraton yang ini harus kita tanamkan sejak dini, agar anak-anak kita tidak tercerabut dari akar sejarah Islam Kraton Yogyakarta, ungkap peserta dari Pesantren Bina Umat Yogyakarta (abu abdan)

.