Islamic Boarding School

Lembaga pendidikan ini ditopang sistem pendidikan pondok pesantren modern yang mengedepankan nilai-nilai keislaman secara universal. More »

Form Pendaftaran IBS

Pendaftaran bisa dilakukan secara online disini.... More »

KBIH Bina Umat

Melayani Anda mencapai haji yang mabrur More »

Lembaga Amil Zakat

Memfasilitasi menjadi media Amil Zakat bagi Anda.. More »

Kontak Kami

Anda bisa menghubungi kami... More »

Halaqoh Tarbawiyah

Halaqoh Tarbawiyah adalah bagian dari kehidupan santri More »

Kiprah Santri Alumni

Enam tahun kami membersamai Pondok Pesantren Bina Umat, enam tahun pula kami arungi samudra keilmuan islam yang kaya akan mutiara nilai kehidupan. Dengan tekad yang tegas kami berteriak, “Seumur hidup kami akan mengabdi untuk umat!” More »

BUCS 2014

Bina Umat Competion Series 5 adalah acara lomba tahunan yang dilaksanakan oleh OSIS Pesantren Bina Umat Yogyakarta. Acara ini akan di selenggarakan pada 8 Februari 2014 untuk semua jenis lomba sampai selesai. More »

Belajar adalah tradisi kami More »

Kunjungan ke Squadron Udara Halim Perdanakusuma Jakarta 2012 More »

Microteaching Kelas 12 SMA

Dengan mengajar, siswa belajar bagaimana mengamalkan dan menularkan ilmunya. Guru adalah manusia paling mulia di dunia ini More »

 

Pengumuman PPDB Gel-2 SMP-SMA IT Bina Umat

Pengumuman PPDB Gel-2 SMP-SMA IT Bina Umat

SMP IT BINA UMAT
PUTRA
No Nama Asal SD
1 Abdul Rozaq MIN 2 Yk
2 Adira Ziddan Muzaffar SD MUH Bantul Kota
3 Bima Pasya Ardi Achmad SD Muh Sidoarum
4 Damar Ari Nugroho SDIT Ibnu Abbas
5 Fajarudin Nur Imam SDIT IBNU ABBAS
6 Hanif Ananta Rusyda SDIT Lukman Al-Hakim
7 Mafaza Muhammad Fathi SD N SEJATI
8 Muhammad Fauzan Jamil SDIT Qurota A’yun
9 Muhammad Muadz Fathurohman MIN AMNARTI
10 Muhammad Qoulan Sadiidan SD Islam Perwanida Nurul Fajar
11 Muhammad Yusuf Abdullah SDIT Nurul Islam
12 Muhammad Daffa Baihaqi SDIT Jabal Nur
13 Muhammad Arkhan Zarif Z SDIT Zaid Bin Tsabit
14 R.Fadhil Pratama SD CBM Cipenengah
15 Rifqi aufa Ahmad SD Gapok
LUAR JAWA
16 Fatih Ikhwandoko MI Al Khairat Smoker Nabire
17 Muhammad Fauzan Ar Raafi SDN 57 Palembang
18 Mochammad Akbar Abiddiansyah Sd n 006 Sagulung
Cadangan Quran
1 Muhammad Rafif Hardianto SDN Bekasi Jaya XIII
Tidak diterima
1 Arkhaan Syah Ramadhan SD Sidoarum Godean
SMP IT BINA UMAT
PUTRI
No Nama Asal SD
1 Ainun Zilta Khasanah MI Istiqomah Sambas
2 Anisa ‘Azzah Mutiara SDN Purworejo
3 Atina Nu’ma Fidaroina SDIT Hidayatullah
4 Humaidatul Haqiqoh SDN Kledokan
5 Isnaini Lailatussholikhah SDN Palihan Lor
6 Maulia Rahma Khasanah SD Umbulharjo
7 Putri Dwi Yuli Yanti SDIT Izzatul Islam Getasan
8 Saifa Atika Arroyyani SDIT Lukman Al Hakim
9 Saniatul Maghfiroh SDIT Zaid Bin Tsabit
10 Sufa Badra Paramita SD Budi Mulya II Sedayu
11 Yanien Putri Noer Jannah SD Muh Kleco Kotagede
12 Zeta Kirana Rajavi SDIT Salman Al Farisi
Cadangan
1 Nia Anggraini Regitasari SDIT Ibnu Abbas
2 Nabila Emy Hikmawati SDIT Insan Utama
3 Rhisma Sari Purwaningtyas SMPIT Istiqomah Temanggung
SMA IT BINA UMAT
PUTRA
No Nama Asal SD
1 Haidar Taqy SMP MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN
2 Fadila Aditya MTS DAAR EL QOLAM
3 Galih Ridho Prastyo SMP 3 SAWANGAN
4 Haris Prasetya Effendie SMPIT BINA UMAT
5 Irvan Arie Pradana SMPIT Assalam BS
6 Izza Ihyamunaddin SMPIT AL HIMMAH
7 Kamaluddin Dzinuri SMPIT As Syifa
8 Kurniawan Dwi Putra SMP Plus Melati Samarinda
9 Moch Tian’s Febrian SMPN I Kalimanah Purbalingga
10 Muhammad Adrian Yudhatama SMP Muh 31 Rawamangun
11 Muhammad Fathur Rohman SMPIT BINA UMAT
12 Muhammad Wildan Haq SMPIT BINA UMAT
13 Nafisan Nusa Ahmad SMPIT ASSALAM
14 Nurzaki Hizbullah MTS YPPA Cipulus
15 Shofi Fikri SMPIT ULUL ALBAB
LUAR JAWA
16 Bagas Prayoga MTsN Tanjung Redeb
17 Mohammad Haikal Isnaint ponpes Darul Hufats Posawaran
18 Muhammad Hafidz Isnaint ponpes Darul Hufats Posawaran
19 Muhammad Reyhan Afrizal SMP N 09 Tanjung Redeb
Cadangan
No Nama Asal Sekolah
1 Maulana Azka MTs Al Falah
SMA IT BINA UMAT
PUTRI
No Nama Asal SD
1 Adila Hifzhillah PONDOK PESANTREN AL-AMIEN PRENDEUAN
2 Annisa Fauziyah Nur SMPIT IHSANUL FIKRI
3 Dessy Amalia Asa Prita P SMPIT Assalam Pekalongan
4 Enggar Nurazizah SMP Pesantren Darul Ihsan Muh Sragen
5 Faizah Wahyu Ardina SMPIT Permata Hati
6 Hilma Aulia Al Azizi SMP IT BINA UMAT
7 Hilya Fauzi SMPIT Darul Fikri Sidoarjo
8 Melriska Aini SMP IT AL MADINA Tanjung Pinang
9 Rasyidah Nafi’atun Nisaa’ SMPN I Sewon
10 Siti Aisyah SMPIT Darul Fikri Sidoarjo
11 Vivi Astri Aninur F SMP I Pajangan Bantul
Cadangan
1 Nurul Khoirunnisaa SMP N 1 Bobotsari
2 Oktaviani Nugraheni SMPIT Permata Hati
3 Rr Dian Agustanti MTSN Kebumen 2
4 Sisca Wahyu Mareutika SMPN 2 Tulungagung
5 Zuiyinaturrosyiah SMPIT Al Uswah Bangil Pasuruan
6 Shafira Hani Mumtazah SMPIT Bina Umat

Konfirmasi ke 08117571580

Sekolah Islam Terpadu DIY Terapkan Pendidikan Berbasis Budaya

Pemaparan Drs Muh. Jazir Asp (tengah) dalam Sosialisasi Perda berbasis pendidikan Aula Dinas Kebudayaan (1/5/15) diapit Harman M.M (kiri) dan Drs Rubiyatno M.M (kanan)

Yogya, 2/5/2015 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Yogyakarta mengadakan acara Seminar Peraturan Daerah tentang Pendidikan berbasis Budaya yang bertempat di Aula Dinas Kebudayaan DIY. Acara yang dihadiri 130 utusan dari yayasan dan sekolah-sekolah dari lima kab/kota se-Yogyakarta ini dibuka oleh Dinas Kebudayaan DIY Drs Agus Amarullah M.A.

Ngayogyokarto Hadiningrat adalah bahasa jawa, yang jika diartikan menjadi baldatun toyibatun wa robbun ghofur. Negara yang diidam-idamkan umat ini. Raja Kraton Yogyakarta punya gelar Sayyidin Klalifatullah Panotogomo, mempunyai tugas sebagai wakil Allah untuk menata agama Islam dan memakmurkan negeri ini, papar Drs Muhammad Jazir Asp.

Sultan Hamengku Buwono pertama adalah seorang santri. Saat pembangunan kraton dan tata kota tidak bisa dilepaskan dari Islam, karena itu adalah simbol fase-fase perjalanan seorang hamba Allah, tambahnya.

Dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan berbangsa, maka Yogyakarta sebagai pusat pendidikan, budaya, dan tujuan wisata terkemuka di Asia maka dibentuklah Perda pendidikan berbasis budaya ini. Pendidikan budaya ini memperkaya sistem nasional pendidikan, ungkap Kadinas Kebudayaan DIY Drs Umar Priyono M.Pd.

Kita sebagai sekolah Islam menyambut hangat adanya perda ini, karena selaras dengan semangat keislaman yang ada di sekolah-sekolah kami. Kraton Yogyakarta yang menjadi acuan budaya di Yogyakarta adalah satu-satunya kerajaan Islam yang masih ada di Indonesia, kata Dr Sudiyatno M.E. ketua JSIT DIY.

Sekolah-sekolah islam terpadu (SIT) kita harapkan berperan aktif dalam mengembangkan pendidikan berbasis budaya ini. Pemda DIY siap bekerjasama dalam mensukseskan program ini, terang Kepala DPPKA DIY Drs Bambang Wisnu.
Hadir pada kesempatan itu Drs Rubiyatno M.M dari Dinas Pendidikan Kota Yogya dan Huda Tri Yudiana Komisi D DPRD DIY.

Keraton Yogyakarta sebagai kelanjutan Khilafah Turki Utsmani ditandai dengan penyerahan bendera hitam dari kiswah Kabah bertuliskan ‘La Ilaha Illa Allah’ dan bendera hijau bertuliskan ‘Muhammad Rasul Allah’. Kedua bendera itu masih disimpan di Keraton Yogyakarta. Maka, Pendidikan budaya Kraton yang ini harus kita tanamkan sejak dini, agar anak-anak kita tidak tercerabut dari akar sejarah Islam Kraton Yogyakarta, ungkap peserta dari Pesantren Bina Umat Yogyakarta (abu abdan)

Agenda Pesantren Bina Umat Yogyakarta Akhir Tahun 2014-2015

AGENDA AKHIR TAHUN SMP-SMA IT BINA UMAT YOGYAKARTA
1. USEK SMA 9-15 Maret 2015
2. TPM SMA 16-18 Maret 2015
3. Sosialisasi ISO 18 Maret 2015
4. Refreshing kelas 9 dan 12 19 Maret 2015
5. UPRAK SMA 21-28 Maret 2015
6. USEK SMP 23-28 Maret 2015
7. Silaturahim ke Muassis Dakwah Bina Umat 05 April 2015
8. UN SMA 13-16 April 2015
9. Ujian Fathul Kutub 31 April – 3 Mei 2015
10. UN SMP 4-7 Mei 2015
11. Ujian Amaliyah Tadris SMA 4-7 Mei 2015
12. UPON SMA 11-17 Mei 2015
13. UPON SMP 25-30 Mei 2015
14. Wisuda 7 Juni 2015
15. UKK 28 Mei-18 Juni 2015
16. Mubaligh Hijrah Kelas 12 SMA (siswa kelas 11 naik ke kelas 12) 18 Juni-8 Juli 2015
17. Penerimaan Raport Kenaikan Kelas 28 Juni 2015
18. Dakwah Santri di Rumah (kelas 8, 9, 11) 28 Juni -23 Juli 2015
19. Cek In Santri Lama 31 Juli 2015
20. Cek In Santri Baru 2  Agustus 2015

Konfirmasi Hub Ust Hardono : 085646489832

Eksistensi Sekolah Islam Terpadu Ditengah Gonjang-ganjing Kurikulum Pendidikan

Seminar Kurikulum Sekolah Islam Terpadu di MMTC, 28 Feb 2015

Seminar Kurikulum Sekolah Islam Terpadu di MMTC Yogyakarta, 28 Feb 2015

Jogja, 28/2/15. Disaat gonjang-ganjing kurikulum pendidikan melanda dunia pendidikan Indonesia, JSIT menegaskan eksistensi kurikulumnya. Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia wilayah Yogyakarta mengadakan seminar pendidikan Islam dengan tema Konsep dan Model Kurikulum Sekolah Islam Terpadu. Seminar yang berlangsung sehari ini dihadiri oleh 150-an guru-guru SIT se-Jogja berlangsung di kampus STMM (MMTC) Jl Magelang. Acara diawali dengan sambutan ketua JSIT DIY Dr Sudiyatno M.E. dilanjutkan pemaparan kurikulum SIT untuk tingkat SD, SMP dan SMA dari JSIT Pusat.

Kurikulum pendidikan sekolah Islam  diambil dari sumber hukum Islam, yaitu Al Qur’an dan Hadist, dan itu menjadi identitas sekolah Islam Terpadu yang tidak akan lekang oleh zaman. Kurikulum SIT tidak terpengaruh oleh perubahan kurikulum pendidikan nasional. Kurikulum 2006 atau 2013 tetap bisa sinergis dengan kurikulum SIT yang kita punya, jelas Drs Toto S Athoilah M.Pd. dari JSIT Pusat.

Kurikulum SIT  mempunyai tiga hal. Pertama, muatan SIT dan keterpaduan terdiri dari ; akhlak, aqidah, ibadah, siroh serta islamisasi pengetahuan. Kedua, muatan kurikulum nasional baik kurikulum 2006 ataupun 2013.  Ketiga, muatan lokal dan global terdiri dari teknologi, bahasa dan seni budaya, tambahnya.

Di DIY, kita memiliki jaringan sekolah yang telah tersebar di seluruh kabupaten/kota. Ada 60 TK, 27 SD, 9 SMP dan 4 SMA yang tergabung dalam JSIT DIY. Meskipun sekolah-sekolah kita masih berumur muda, dan  perbaikan kurikulum dan proses pembelajaran terus dilakukakan. Terbukti prestasi UN sebagai indikator sederhana terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan mendominasi di rangking pertama di beberapa daerah dan  semua daerah telah di atas rata2, ungkap Dr Sudiyatno M.E. ketua JSIT DIY.

Pesantren Bina Umat Yogyakarta mengirimkan empat ustadhnya dalam acara ini. Ust Rina Winda, Ust Kharisma Endah, Ust Kharisma dan Ust Arif Agung N.

PENGUMUMAN PPDB Gel-1 SMP-SMA IT Bina Umat Yogyakarta 2015-2016

PENGUMUMAN PPDB Gel-1 SMP-SMA IT Bina Umat Yogyakarta 2015-2016

bisa dilihat di sini

 

Sarah Harus Khatam Al Qur’an 30 Juz Sampai Naik Kelas Tiga SMA

Sarah Sayyidatul Ula

Sarah Sayyidatul Ula sudah menghafal 25 Juz santri kelas 11 Pesantren Bina Umat Yogyakarta

Alunan bacaan ayat-ayat suci Al Qur’an menggema di dinding-dinding masjid Darul Iman Pesantren Bina Umat Yogyakarta. Lingkaran-lingkaran halaqoh qur’an nampak begitu rapi bersama pengampunya. Beberapa menit yang lalu usai sudah jama’ah sholat Isya. Santri-santri melanjutkan dengan menghafal Al Qur’an.

Salah satu santri yang sedang murojaah hafalanya adalah Sarah Sayyidatul Ula. Santri kelas 11 IPS asal Prambanan Sleman ini saat ini sudah menyelesaikan 25 juz qur’an. Alumni SMP 3 Mlati dan Rumah Tahfidz Abdurrohman Al Anwari. Selama tiga tahun disana Sarah diasuh oleh ust Ali Maksum.

Selama di Bina Umat dia telah menyelesaikan 10 Juz. Keluarga sangat mendukung Sarah dalam menghafal Al Qur’an, ayah dan bundanya adalah pengajar tahfidz di Ponpes Baitussalam Prambanan. Akhwat yang bercita-cita menjadi pengusaha ini adalah anak ke-3 dari 4 bersaudara dari pasangan Bpk Mujtahid dan Ibu Kumalasari. Kedua kakaknya juga pernah mengenyam pendidikan di Pesantren Bina Umat Yogyakarta ini.

Sarah harus selesaikan hafalannya 30 juz dalam semester ini. Kelas tiga besok tinggal murajaah saja, pesan Ayahnya kepada Sarah. Sarah mempunyai kiat-kiat khusus dalam menyelesaikan tahfidznya. Bersama Ust Tutuk Masfufah dia setor hafalan setiap habis maghrib dan subuh.
Sarah itu memang berbeda dengan siswa lain, anaknya pendiam, tidak banyak ngomong, rajin ngaji, kalau belajar juga serius, ungkap Musfirotul Khurriyah teman sekelasnya.

Selalu ingatlah bahwa menghafal itu bukan hambatan untuk berprestasi di bidang lainnya, bahkan dengan menghafal Al Qur’an akan membuat Sarah lebih mudah memahami pelajaran lain. Jadilah santri yang hafidzah, cerdas dan berprestasi, nasihat Ust Qibtiyah Mukti S.Sos selaku kepala kepengsuhan putri (abu abdan)

Pesantren Bina Umat Yogya Kirim Santri ke PIR Nasional LIPI

PIRN KR

Siswa SMP-SMA IT Bina Umat berfoto bersama Bupati Wakatobi Ir. Hagua saat pembukaan PIRN 2014

Yogyakarta. Pesantren Bina Umat mengirimkan santrinya ke even Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional (PIRN) ke-13 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara. PIRN dibuka oleh Bupati Wakatobi Ir Hagua dan ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim pada Senin, 8-9-14. Even ini adalah program nasional LIPI untuk menumbuhkan kreatifitas remaja dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pesantren Bina Umat sendiri mengirimkan 6 siswa. “Pesantren bukan hanya menguatkan santri dalam sisi agama saja, tapi juga mahir melakukan riset di bidang sosial dan teknologi. Dua hal itu tak dapat dipisahkan,” ujar guru pendamping SMP-SMA IT Bina Umat, Arif Agung.

PIRN yang akan dilaksanakan 7-14 Sept 14 ini diikuti 450 siswa dari dan 103 guru pendamping dari SMP dan SMA seluruh Indonesia. Dari Yogyakarta diwakili oleh SMP-SMA IT Bina Umat dan SMA 6 Yogya.

Even ini berupa pemberian materi metodologi penelitian dalam kelas di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan (IPSK), dan Ilmu Pengetahuan Teknik (IPT), serta pelatihan penelitian di lapangan dan pembinaan untuk menulis karya ilmiah. Pada praktiknya peserta membuat teknologi yang sangat bermanfaat diantaranya: alat pedeteksi tsunami, pengubah air asin menjadi air tawar, penyaring logam di air, dan lain sebagainya.

Acara ini sangat seru, menyenangkan, menambah pengetahuan. Apalagi juga bertemu dengan siswa-siswa dari seluruh Nusantara, ungkap Syifa Rafifah peserta asal Sleman Yogyakarta

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/09/10/56776/pesantren-bina-umat-yogya-kirim-santri-ke-pir-nasional-lipi/#ixzz3DmsnU5dX

Pengumuman Masuk Tahun Ajaran Baru 2014/2015

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Kepada Santri dan Wali Santri Ponpes Bina Umat diberitahukan bahwa :

1. Hari Jum’at, 8 Agustus 2014 jam 14.00 adalah waktu terakhir masuk asrama santri lama (kelas 8,9,11 dan 12). Pada jam tersebut santri sudah harus  berada di pesantren. Pada waktu tersebut juga akan diadakan pertemuan dengan wali santri. Pengumuman ini sekaligus juga sebagai undangan. Keterlambatan masuk asrama akan dikenakan sanksi.

2. Hari Ahad, 10 Agustus 2014 jam 08.00 adalah waktu masuk asrama santri baru (kelas 7 dan 10).  Jam 08.00 akan kita mulai acara serah terima santri kepada pengasuh. Mohon kepada Wali untuk bisa menghadiri acara tersebut.

Pengumuman detail untuk santri baru bisa didownload di sini

Tata Tertib Santri Ponpes Bina Umat bisa didownload di sini

Prosedur Perizinan Santri bisa didownload di sini

Prosedur Komunikasi dengan Santri Putri bisa dilihat di sini

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Hormat Kami

 

Panitia PPDB 2014/2015

Ust Edy Rohman S.Si.    HP : 0877 3824 1229

Ust Arif Agung S.H.I     Pin BB : 7CC00FAB

Mubaligh Hijrah Bina Umat Membentengi Umat dari Kristenisasi

Kak Nusaibah memberikan hadiah kepada pemenang saat lomba santri TPA di masjid Gejagan, Sumber Arum, 29 Juni 2014

Kak Nusaibah memberikan hadiah kepada pemenang lomba santri TPA di masjid Gejagan, Sumber Arum, 29 Juni 2014

Moyudan, Ramadhan membawa kabar gembira tersendiri bagi masyarakat muslim di Moyudan, sebuah kecamatan di pinggiran kabupaten Sleman Yogyakarta. Setiap hari, masyarakat mendapatkan ruh baru dalam menyemarakkan dan memakmurkan masjidnya. Mubaligh Hijrah menjadi energi tersendiri bagi semaraknya kegiatan dakwah di Moyudan. Mubaligh hijrah adalah program pengiriman santri kelas 12 Ponpes Bina Umat terjun ke medan dakwah yang nyata. Acara yang berlangsung selama 10 hari (1-10 Ramadhan) ini berakhir sampai dengan 8 Juli 2014 diikuti oleh peserta 16 santriwan dan 36 santriwati dan disebar di 13 masjid se kecamatan Moyudan.

Kecamatan Moyudan adalah daerah pertanian yang subur dan penghasil padi sepanjang tahun. Daerah yang awalnya muslim semua ini menjadi target kristenisasi, bahkan di desa Sumber Arum itu hampir separuh warganya telah berpindah agama. Mereka adalah korban kristenisasi yang pada tahun 80-an masif di daerah ini, Mubaligh Hijrah adalah perhatian kami terhadap masyarakat muslim di Moyudan. Selain kami juga harus berkontribusi positif dengan masyarakat, kami juga bertanggung jawab dengan dakwah Islam di lingkungan sekitar. Membentengi umat dengan dakwah dan juga mengembalikan murtadun ke aqidah yang benar. Santri kami membantu mengajar anak-anak di TPA, pengajian buka bersama, imam sholat dan juga ceramah tarawih, terang Arif Agung S.H.I selaku koordinator Mubaligh Hijrah.

mubaligh hujrah 3     Kak Ja'far dan Kak Ibrahim diapit remaja dan anak-anak Masjid Ngentak Sumber Agung saat berlangsung Mubaligh Hijrah Bina Umat, 3 Juli 2014

Kak Ja’far dan Kak Ibrahim diapit remaja dan anak-anak Masjid Ngentak Sumber Agung saat berlangsung Mubaligh Hijrah Bina Umat, 3 Juli 2014

 Salah seorang santri mubaligh hijrah mengungkapkan kegembiraannya terjun langsung berdakwah di masyarakat. Seru dan seneng banget, bisa langsung terjun ke masyarakat. Jadi ilmu kita bisa bermanfaat, ungkap Syafir Walida Haq santri yang ditempatkan di masjid kampung Keron, Sumber Arum.
Kita bisa banyak belajar tentang lingkungan yang beda dari lingkungan kita biasanya. Ternyata berhadapan dengan masyarakat lain yang memiliki kultur dan kebiasaan yang beda itu nggak mudah. Harus membiasakan diri untuk saling menerima dan menghargai, tambah Rasyidah Azzahra santri asal Palembang (abu abdan)

Wisuda Santri Ponpes Bina Umat

a koran 11

Siti Azzahra mendapatkan piagam wisuda dari Ust Lasmanto M.S.I setelah menyelesaikan UN dan hafalan qur’an sebanyak enam juz, Ahad 15/6/14

Yogyakarta – Ponpes Bina Umat menyelenggarakan wisuda santri pada Ahad (15/6). Bertempat di halaman IBS Bina Umat, Moyudan Sleman. Wisuda ini adalah wisuda yang ke-10 sejak berdiri tahun 2002.

Harapan besar kita mendirikan pesantren ini, bagaimana kita membentuk generasi yang seimbang antara iptek dan imtaq. Maka kita mendirikan pesantren yang didalamnya kita berikan pelajaran diknas melalui SMP dan SMA. Sekolah kita mengintegrasikan keunggulan sistem pendidikan yang ada di pesantren dengan sistem pendidikan nasional, agar lulusan Bina Umat tidak hanya kuat dalam intelektualnya, tetapi juga kuat dalam keimanan dan ketaqwaannya ungkap Direktur Pesantren Bina Umat Ust Mustofa Ismail dalam ceramahnya di Moyudan, Ahad (15/6).

Tiga hal yang harus diselesaikan oleh siswa untuk bisa mengikuti wisuda di pesantren kita. Siswa harus lulus ujian UN sekolah, ujian mapel pesantren, dan ujian hafalan qur’an tiga juz. Alhamdulillah semua siswa kita lulus UN, meskipun ada yang tidak lulus ujian hafalan qur’an, ungkap ketua panitia wisuda Ust Aminullah Al Wahidi M.Pd.I.

Menurut Aminullah, Lulus sebagai wisudawan teladan ; Emil Hikmawan, Elycia Mayka, Fitria Budi dan Hafidz Sabiqulhaq. Wisudawan dengan hafalan terbanyak Muh Ammar  dengan 12 juz dan Sabila Mafaza Sanusi dengan hafalan 15 juz.

Alhamulillah, tahun ini SMP Bina Umat lulus UN 100% (85 siswa), dan SMA-nya juga lulus UN 100% (42 siswa).