Deklarasi Anti Bullying Bersama Kapolsek Moyudan

Seminar Anti Bulliying Ponpes Bina Umat Yogya
Seminar Anti Bulliying Ponpes Bina Umat Yogya

Moyudan. Orang yang suka mengejek itu adalah laksana kaum jahiliyah, dan harus kita tinggalkan jauh-jauh. Hal ini disampaikan KH Musthofa Ismail Lc. M.A LLM pengasuh Ponpes Bina Umat Yogya saat seminar anti bullying pada Kamis, 23/11/17 kemarin.

Dii akhirat nanti akan ada orang yang bangkrut, yaitu orang yang membawa semua amalnya, tetapi di dunia pernah memukul, menghina, mencuri dan tidak dimaafkan oleh orang yang didholimi, maka semua amal yang dibawa akan hangus. Bayangkan jika menghina ratusan orang, maka akan dituntut di akhirat nanti oleh ratusan orang, jelas KH Mustofa Ismail Lc. MA. LLM.

Pembicara ke-2 AKP Handiko Widianto SH, MHum Kapolsek Moyudan menyampaikan bahwa bullying itu melanggar hak asasi manusia dan hak perlindungan anak. Kekerasan itu bisa verbal maupun non verbal. Bullying sangat mempengaruhi proses pendidikan anak. Bullying sering muncul dari perbedaan senior dan yunior. Faktor penyebab bisa dari guru, siswa, keluarga, dan lingkungan.

Suka menutup diri, tidak mau bergaul, frustasi, keinginan bunuh diri adalah indikasi korban bullying, tambah Kapolsek Moyudan ini.

Acara seminar yang diikuti oleh 570 santri baik putra dan putri ini dilaksanakan di Masjid Darul Iman komplek pesantren Bina Umat. Hadir juga dari Siti Khusnul Amd.Bid dari Puskesmas Moyudan.

Pada akhir acara, diadakan deklarasi anti bullying oleh segenap ustadh dan santri Bina Umat. Pengurus OSIS memimpin pengucapan deklarasi dan disaksikan pengasuh pesantren dan juga Kapolsek Moyudan. Penandatanganan kain putih oleh segenap ustadh dan santri mengakhiri acara siang itu. Berharap tidak ada lagi bullying di pesantren Bina Umat (Ust Gung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *