Karya Seni Santri

Puisi Santri

Lari pagi dikejar sapi
Hingga bisa berkelilin kota
Semua santri tampil rapi
Karna itu identitas kita

Capek capek minum jamu
Setelah itu makan roti
Patuhilah ajaran guru
Agar kamupandai nanti

Kepasar beli dua bakmi
Makan bersama di bagi rata
Bina Umat pondok kami
Yang terbaik di negri ini

Depan rumah ada tukang jamu
Slalu lewat tiap hari
Jangan lelah menuntut ilmu
Walau sampai negri matahari

Dari pada marah marah
Senyum lebih berharga
Rajin kamu beribadah
Agar nanti masuk surga

By afif syahdila

 
Ibu…..

Oh ibu kauah yang merawatku
Dari aku kecil hngga aku dewasa
Setiap aku rewel kaulah yang mnghiburku
Setiap aku lapar kau yang menyapiku oh ibu sungguhku
Berterima kasih kepadamu kaulah
Seperti matahari yang slalu bersinar
Cinta kasihmu sepanjang massa
Ibu..ibu…ibu i love you ibu

Ayah….
Oh ayah kaulah yang mencari nafkah
Untuk keluarga.kau berkerja setiap hari
Banting tulang sana sini demi mencari nafkah
Untuk membeli kebutuhan sehar hari
Oh ayah jika tidak ada kau jadi apakah aku
Tidak ada yang mencarkan nafkah
Untuk membeli makanan
Oh ayah terimakasihku kepadamu
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saatku tlah jauh dari mu
Ayah…ayah……ayah i love you……..ayah

Guruku……..
Kaulah yang mengajariku
Dari aku tidak bisa menjadi bisa
Guruku kaulah mengajariku hingga siang
Supaya saya dan teman teman menjadi pandai
Guruku, kau yang menjelaskan pelajaran
Guruku, kau mengajar tiap hari
Kau sudah datang pagi-pagi dan sudah siap mengajar
Guruku, kaulah yang berbaik bagi santri santri
Karena membimbingnya
Guruku, terimakasihku

(untuk ustadz saya sangat berterima kasih)
by archel

Kau malaikatku…

kalau aku bisa mengirim sepucuk surat untuk-MU TUHAN..
aku akan mengirim berlembar-lembar rasa terima kasihku
karena kau telah menitipkan seorang malaikat
berparas manusia untuk selalu menjagaku…

kamu…
kamu sosok yang dulu hanya bisa aku bayangkan,
kini ada di kehidupanku…
kau tersenyum bahagia bersamaku…
kau juga yang menghilangkan tetesan-tetesan itu….

kamu…
kamu yang memberiku semangat yang begitu besar kepadaku…
kamu yang mengubahku sedihku menjadi bahagiaku…
kamu yang mengubah rintihanku menjadi tawa renyahku…
dan,kamu yang mengubah tatapan senduku menjadi berbinarku…

jadi,kumoho kepadamu jangan pergi,tetaplah disini,disampingku,bersamaku,melanjutkan mimpi-mimpi indah kita

By : Prastika Divia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *