RUMAH TAHFIDZ BINA UMAT, Program Baru Yang Ditunggu

 

(Moyudan,30/3) Dari Pondok Pesantren Bina Umat kami laporkan bahwa tahun ini akan diluncurkan program RUMAH TAHFIDZ BINA UMAT. “Kita akan meluncurkan program ini (Rumah Tahfidz) untuk santri yang memang berkeinginan kuat untuk menghafal, menghayati dan mempelajari Al Quran. Kita siapkn bea siswa bagi mereka yang benar-benar berprestasi di rumah tahfidz kita ini” penjelasan KH Musthofa Ismail selaku pimpinan Ponpes Bina Umat. Memang akan diadakan penjaringan/ seleksi yang ketat sesuai dengan standar di Bina Umat. Hanya mereka-mereka yang terpilih dan berkomitmen kuat saja yang bisa masuk/ lolos seleksi ini. Untuk info lebih lanjut silakan menghubungi Ponpes Bina Umat atau di nomor HP 081392715200.

PERUBAHAN NO TELPON KBIH BINA UMAT

(Timoho,27/9) Disampaikan kepada seluruh jamaah KBIH Bina Umat, relasi dan karyawan, bahwa mulai tanggal 1 September 2011 nomor telp Kantor KBIH Bina Umat berubah dari 0274 554243 menjadi 0274 266 54 54. Dan informasi haji bisa diakses secara langsung melalui kontak person 0274 6934191.

PEMBANGUNAN ASRAMA PUTRA

 

Moyudan (26/2) Pembangunan asrama putra yang berlokasi di barat Masjid Babut Taqwa Dusun Setran, Sumberarum, Moyudan, Sleman telah dimulai. Pembangunan ini dilaksanakan melihat perkembangan santri yang melebihi kapasitas asrama yang ada. Rencananya dibangun 2 lantai, karena keterbatasan dana maka sementara ini hanya bisa dibangun 1 lokal dulu, minimal untuk siswa baru tahun ajaran 2012-2013 bisa terlayani dengan baik, kata bagian perencanaan bangunan. Bukan hanya itu saja, ditahun ini Pondok Pesantren Bina Umat juga akan membangun sekolah untuk putri yang memang sudah direncakan sejak 4 tahun yang lalu. Rencana lokal ini akan dibangun di sebelah timur asrama putri.

Sevan Semangat Mengangkat Adonan Semen

 

Moyudan (02/03) Hari Jumat kali ini terasa berbeda, kegiatan kerja bakti santri putra kali ini adalah membantu pengecoran lantai 2 asrama putra yang tengah dibangun. “Seru banget ust kerja baktinya …” kata Zevan salah satu santri. Walau dengan tubuh yang agak tambun tetapi semangatnya luar biasa. Bukan hanya itu, suguhan roti, ubi rebus dan es teh dari Dapur Umum menjadi “sesuatu” yang berbeda. Kerja bakti ini dibagi menjadi beberapa shift, dan memang harus terputus untuk menjalankan Sholat Jumat. Pengecoran ini dilakukan bersama-sama antara tukang bangunan, ustadz-ustadz, santri maupun karyawan pondok pesantren. Dan menjelang maghrib akhirnya selesai pengerjaan pengecoran tersebut.