Mukhoyyam Santri 2014

Upacara Penyalaan api unggun saat kemah 23-04-14 di Buper Wonogondang
Upacara Penyalaan api unggun Mukhoyam Santri 23-04-14 di Buper Wonogondang, Sleman

SLEMAN – Jika engkau ingin melihat tabiat temanmu yang asli, maka ajaklah dia ke alam bebas atau di perjalanan, karena dalam perjalanan itu akan muncul sifat-sifat asli manusia, nasihat Ust Arif Agung dalam pembukaan Mukhoyyam Santri 2014. Mukhoyyam (berkemah) itu melatih mental spiritual siswa. Aspek kemandirian juga dilatih dalam kegiatan ini. Kita di mukhoyyam akan merasakan bagaimana hidup sendiri di hutan, makan dari masakan sendiri, tidur dari tenda pasang sendiri serta jauh dari bantuan orang tua atau siapapun, tambah beliau saat tausiyah.

Mukhoyam Santri (kemah) yang berlangsung pada Senin-Rabu 21-23 April 2014 ini bertempat di Buper Wonogondang, Cangkringan, Sleman. Sebanyak 350 santri baik putra dan putri mengikuti acara tahunan ini. Hujan dan badai yang menguyur pada hari pertama tidak menyurutkan semangat santri dalam berkemah.

Hari pertama diadakan berbagai lomba ketrampilan pramuka. Outbond diadakan dihari kedua, dan hari ketiga diisi dengan kegiatan off road bersama komunitas Jeep Merapi.

Kemah kali ini seru dan sangat berkesan, meskipun diterpa hujan dan badai kami tetap senang karena permainan-permainan yang asyik, ungkap Rizky Yudoprawiro santri asal Banguntapan Bantul.
Kemahnya asyik banget dan tempatnya nyaman sekali, kata Mahmud Tri santri asal Sidoarjo Jatim (abu abdan)

Cholil berusaha melewati jembatan bambu saat outbond berlangsung
Kak Salsabila Yasmin memberikan instruksi sebelum memulai permainan